๐๐ฎ๐›๐ฅ๐ข๐œ ๐’๐ฉ๐ž๐š๐ค๐ข๐ง๐ 



Pengertian Public Speaking

Public speaking merupakan bagian dari ilmu komunikasi. Secara umum, public speaking dapat diartikan sebagai suatu seni berbicara di depan umum dengan tujuan untuk memberikan informasi, mempengaruhi, atau menghibur pendengar atau audiens-nya. Charles Bonar Sirait dalam bukunya yang berjudul "The Power of Public Speaking", menyebutkan bahwa public speaking merupakan seni yang menggabungkan semua ilmu dan kemampuan yang dimiliki untuk berbicara di depan umum, maksudnya siap menyampaikan pesan kepada orang-orang dengan latar belakang yang berbeda-beda. Pelaku public speaking harus memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi, karena selain harus dapat berbicara di depan umum dengan runtut dan sistematis, pelaku public speaking juga harus dapat menyampaikan pesan dengan baik, menghibur dan dapat meyakinkan audiens-nya di depan orang banyak.Istilah publik speaking terdiri dari dua suku kata: publik dan speaking. Publik artinya orang banyak, masyarakat umum , Speaking artinya berbicara.

Selain itu, pengertian lain dari public speaking juga dapat dijumpai dalam beberapa pendapat yang disampaikan oleh para ahli, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Menurut Webster’s Third New International Dictionary, tercantum pengertian Public Speaking adalah:

a. The act of process of making speeches in public (proses memberikan pidato di depan publik)

b. The art of science of effective oral communication with an audience (seni dari ilmu berkomunikasi lisan yang efektif bersama para pendengarnya).

  • Menurut David Zarefsky, dalam Public Speaking Strategic for Success; “Public speaking is a continous communication process in which messages and signals circulate back and forth between speaker and listeners.” Yang dapat diartikan: Public Speaking adalah sebuah proses komunikasi berkelanjutan, di mana pesan, simbol (komunikasi) (dan makna, ed; tambahan penulis) terus berinteraksi, antara pembicara dan para pendengarnya.

  • Menurut Ys. Gunadi dalam Himpunan Istilah Komunikasi: Public Speaking adalah sebuah bentuk komunikasi yang dilakukan secara lisan tentang suatu hal atau topik di hadapan banyak orang.
  • Menurut William N. Brigance, menyebutkan bahwa public speaking adalah sebuah persuasi yang meliputi unsur-unsur sebagai berikut : merebut perhatian pendengar, mengusahakan pendengar dapat mempercayai kemampuan dan karakter yang anda miliki, dan mengembangkan setiap gagasan materi sesuai dengan persepsi pendengar.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi audiens dalam public speaking adalah sebagai berikut :
  • selalu berpikir kreatif.
  • memahami personality audiens.
  • bersih diri, menerima dan terbuka.
  • hubungkan tema atau topik yang disampaikan dengan audiens.
  • sampaikan pentingnya tema atau topik yang dibicarakan. Karakteristik Public Speaking. Publik speaking merupakan seni berbicara di depan umum, yang memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan yang lain. Karakteristik tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasikan apakah berbicara di depan umum tersebut adalah termasuk public speaking atau bukan.
 Karakteristik public speaking dimaksud adalah :
  • bersifat formal.
  • selalu direncanakan.
  • digunakan untuk menyampaikan ide atau topik tertentu oleh pelakunya.
terdapat audiens tertentu yang menjadi sasaran dari komunikasi yang dilakukan. 

Komponen Public Speaking

 komponen yang ada dalam public speaking adalah sebagai berikut :

  • pembicara atau pelaku public speaking, adalah orang yang berbicara di depan publik yang menyampaikan pesan dengan tujuan tertentu.
  • pendengar atau audiens, adalah sekelompok orang yang berkumpul untuk mendengarkan pembicara.
  • pesan, adalah sesuatu yang disampaikan oleh pembicara, baik pesan verbal atau non verbal.
  • channel, adalah saluran komunikasi yang digunakan oleh pembicara dan pendengar untuk saling berkomunikasi.
  • stimulus, adalah hal awal sebagai bentuk mencari atensi psikologis pada para audiens yang dihadapi oleh pembicara.
  • konteks, adalah situasi yang melingkupi komunikasi publik.
  • dampak, adalah akibat yang terjadi setelah komunikasi dilakukan oleh pembicara.
  • feedback, adalah umpan balik audiens pada pembicara.
  • gangguan, adalah segala hal yang mengganggu jalannya komunikasi.
  • komunikasi antar anggota audiens, adalah komunikasi yang terjadi di dalam kelompok audiens ketika pembicara berbicara.f

Jenis-jenis Public Speaking

 Terdapat banyak jenis public speaking yang selama ini telah dikenal, seperti pidato, ceramah, orasi, presentasi, dan lain sebagainya. Sedangkan apabila ditinjau dari metode yang digunakan atau cara penyampaiannya, public speaking dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu :

    • ad libitum atau impromtu, merupakan bentuk public speaking yang dilakukan secara mendadak dan tanpa persiapan.
    • manuscript atau reading complete text, merupakan  bentuk public speaking yang dilakukan dengan cara membaca naskah yang sudah disiapkan.
    • memoriter atau memorizing, merupakan bentuk public speaking yang dilakukan dengan menghafal naskah.
    • extempore atau using note, merupakan bentuk public speaking yang dilakukan dengan bantuan catatan, pointeroutline, atau slide materi yang ditayangkan di layar melalui LCD Projector atau alat bantu yang lain.  
    Dan lain sebagainya.


Alur Public Speaking. Alur dari public speaking adalah sebagai berikut :


1. Canalizing Ideas.

Canalizing ideas adalah proses memilih peasn yang akan disampaikan. Dalam canalizing ideas, kegiatan yang dilakukan oleh pelaku public speaking adalah menentukan tema atau menyiapkan bahan yang sesuai dengan tema yang akan disampaikan. Canalizing ideas merupakan bagian yang penting, karena dengan tahapan ini akan membatasi supaya materi yang akan disampaikan tidak keluar dari tema yang akan disampaikan.


2. Planning Design.

Planning design adalah proses merancang tata cara penyampaian pesan. Dalam planning design, seorang pelaku public speaking harus memikirkan dan berusaha mencari tahu tentang audiens dimana ia akan menyampaikan pesannya. Dengan mengetahui latar belakang audiens, maka pelaku public speaking akan tahu cara terbaik yang harus dilakukannya sehingga pesannya dapat diterima dan dipahami oleh audiens tersebut.


3. Mapping Your Route.

Mapping your route adalah proses merencanakan kerangka atau bagan penyampaian pesan. Dengan menyusun kerangka atau bagan tentang apa yang akan disampaikan dengan baik, maka seluruh pesan akan tersampaikan dengan baik juga. Penyusunan kerangka atau bagan tentang apa yang akan disampaikan akan menjaga pelaku public speaking untuk tetap berada pada jalur dan tidak menyimpang dari tema yang telah ditetapkan. Baik tidaknya perencanaan kerangka atau bagan ini akan menentukan berhasil tidaknya sebuah proses komunikasi.


4. Acquiring Knowledge.

Acquiring knowledge adalah proses menambah isi pesan yang disesuaikan dengan tujuan public speaking, baik ilmiah ataupun tidak ilmiah. Acquiring knowledge merupakan tahap penyempurnaan atau penjabaran lebih lanjut dari mapping your route (kerangka atau bagan tentang apa yang akan disampaikan), maksudnya adalah bagan atau kerangka yang telah dibuat selanjutnya dilengkapi sehingga menjadi materi yang siap untuk disajikan.  Ketika Anda akan melakukan public speaking, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi tujuannya dulu. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah menyusun materi. Selain itu, hal tersebut juga bisa memudahkan Anda untuk menentukan cara penyampaian yang tepat. 


Berikut macam-macam tujuan public speaking seorang pembicara sebelum tampil di depan publik:

1 . Mempengaruhi

Public speaking umumnya digunakan pembicara untuk mempengaruhi audien agar mengubah pikirannya. Profesi ini sering dilakoni oleh sales produk tertentu. Contohnya di tempat keramaian ada seorang penjual alat kesehatan yang melakukan demonstrasi tentang cara penggunaan alat tersebut. Tidak hanya itu, dia juga memberikan penjelasan secara detail mengenai manfaat yang didapat jika membeli alat tersebut.

Tidak jarang orang yang awalnya hanya sekedar ingin tahu, tertarik membeli alat kesehatan yang diperagakan sales tersebut. Si pembicara yang mahir dalam mempengaruhi audien biasanya memiliki keahlian bicara yang meyakinkan dan persuasif.

2 . Menginformasikan

Public speaking juga berguna untuk memberikan informasi kepada publik. Berdasarkan kepentingannya, informasi dibagi menjadi dua yakni pengumuman dan berita penting. Contoh: jika Anda pergi ke toko buku, biasanya ada petugas yang memberikan informasi lewat pengeras suara mengenai judul buku terbaru di toko itu. Atau Anda pernah melihat pejabat di televisi yang memberikan informasi secara resmi mengenai kenaikan tarif dasar listrik kepada masyarakat.

3 . Menghibur

Mayoritas orang senang dihibur. Itulah kenapa public speaking saat ini sering dipakai untuk menghibur masyarakat. Anda bisa menyaksikan semakin banyaknya acara terlevisi yang menyuguhkan acara hiburan seperti lawak, talk show maupun pertunjukan komedi. Komedian baru pun bermunculan dengan ciri khas sendiri-sendiri.

Atau saat ini muncul genre baru dalam dunia hiburan yaitu Stand Up Comedy dimana ada satu orang yang berbicara di depan orang banyak dengan tujuan membuat audien tertawa. Ketika tampil di panggung, anda bisa menggunakan humor baik itu cerita lucu, bahasa tubuh maupun ekspresi muka yang lucu untuk menghibur audien Anda. Hal tersebut akan memperkecil gap antara Anda dengan audien.

4 . Memotivasi

Apakah Anda pernah mengikuti training motivasi? Pasti pernah bukan. Di sana Anda menyaksikan si pembicara memotivasi para audien dengan suara lantang dan menggebu-gebu. Para audien yang awalnya loyo menjadi semangat. Mereka seperti mendapatkan inspirasi baru untuk memulai hari yang baru. Anda bisa menggunakan public speaking untuk memotivasi anak buah, pegawai, klien maupun masyarakat umum.

5 . Mengubah

Public speaking bisa digunakan untuk mengubah keadaan maupun suasana. Misalkan terjadi bencana kerja yang menyebabkan semua orang panik, maka public speaking dapat digunakan untuk menenangkan keadaan. Atau suasana pertemuan yang pertama sepi menjadi ramai karena ada pembicara yang mampu menghidupkan suasana baik melalui cerita, materi maupun cara penyampaiannya.

Cara Menjadi Public Speaking yang Baik.

 Berbicara di depan umum membutuhkan suatu keterampilan tertentu yang dapat dipelajari, meskipun ada juga orang yang diberikan kemampuan tersebut secara alami (bakat). Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan sehingga membantu menjadi lebih baik saat berbicara di depan umum. Beberapa hal tersebut adalah sebagai berikut : 
  • menuliskan hal-hal yang hendak disampaikan. Dengan menulis apa yang hendak disampaikan dengan baik dan terorganisasi akan membantu pelaku publik speaking untuk dapat menyampaikan pesannya dengan baik dan efektif, tidak melebar atau keluar dari tema atau topik yang telah ditentukan. 
  • mengatasi rasa takut untuk berbicara di depan umum. Satu hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa takut berbicara di depan umum adalah dengan menumbuhkan rasa percaya diri. 
  • melatih berbicara di depan umum. Yaitu dengan jalan mempraktekkan hal-hal yang hendak disampaikan sebelum memulai berbicara di depan umum. Melatih berbicara di depan umum dapat dilakukan dengan berbicara di depan cermin.
Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, maka langkah terakhir adalah mempraktekkan atau menyampaikan pesan di depan umum. Beberapa hal lain  yang harus diperhatikan sehingga publik speaking dapat berjalan dengan baik adalah berkaitan dengan tempat dan perlengkapan pendukung.

Ir. Kriswanti Widian menyebutkan bahwa public speaking yang berhasil ditentukan oleh empat hal sebagai berikut :
  • mengatasi hambatan kepribadian. Hambatan kepribadian merupakan hal-hal yang berasal dari dari dalam diri pelaku public speaking yang dapat menjadi hambatan pada saat proses penyampaian pesan, seperti rasa cemas, gugup, demam panggung, dan lain sebagainya.
  • penggunaan body language yang tepatBody language adalah gerakan tubuh atau bahasa isyarat yang penting yang dapat digunakan untuk mendukung dalam proses penyampaian pesan dihadapan audiens.
  • metode penyampaian yang sistematis dan tepat sasaran. Penggunaan metode yang sistematis dan tepat dalam penyampaian pesan di depan masyarakat umum, akan menghasilkan umpan balik yang bersifat positif. Hal tersebut berarti bahwa pelaku public speaking telah menyampaikan pesannya dengan efektif.
  • penggunaan alat peraga. Alat peraga dapat digunakan sebagai penunjang public speaking. Tujuan dari penggunaan alat peraga diantaranya adalah agar perhatian audiens terfokuskan, memperkuat pesan verbal, mengilustrasikan hal-hal yang sulit diverbalkan, dan lain sebagainya. Hanya saja yang harus diperhatikan oleh pelaku public speaking bahwa alat peraga hanyalah sebagai alat bantu, jangan menjadi pusat perhatian. 


Tidak setiap orang yang berbicara di depan umum dapat dikatakan sebagai pelaku public speaking. Dapat disebut sebagai pelaku public speaking apabila memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti berbicara di depan umum secara runtut, terencana, dan dilakukan dengan tujuan tertentu. Contoh pelaku public speaking adalah orator atau ahli pidato, presenter, serta motivator. hhhe iyap bener tidak semua orang di depan umum dikatakan sebagai public spaeking. apabila tidak memiliki persyaratan diatas. kuyy sekarang mulai belajar public speaking insya allah berguna kokn di dunia kerja nanti dan tentunya sangat dibutuhkan orang yang mempunyai public spaking yang bagus. sekian terima kasih...

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

๐‚๐š๐ซ๐š ๐Œ๐ž๐ง๐ ๐ฎ๐›๐š๐ก ๐“๐ž๐ฆ๐š (๐ƒ๐Œ) ๐ˆ๐ง๐ฌ๐ญ๐š๐ ๐ซ๐š๐ฆ

๐๐ž๐ง๐ ๐ž๐ซ๐ญ๐ข๐š๐ง ๐๐ซ๐จ๐Ÿ๐ž๐ฌ๐ข ๐†๐ข๐ณ๐ข ๐๐š๐ง ๐ƒ๐ž๐Ÿ๐ข๐ง๐ข๐ฌ๐ข๐ง๐ฒ๐š